Hati-hati Minum Obat di masa Kehamilan

search.jpg

Sudah beberapa hari ini saya merasa pusing dengan gejala nyeri, nyut-nyut begitulah rasanya kalau dideskripsikan. Dibarengi dengan badan yang terasa lemas sampai sulit untuk bangun kalau pagi-pagi dan juga sedikit demam. Karena sekarang kehamilan saya sudah memasuki usia 30 minggu (trimester ke 3), maka saya jadi khawatir. Akhirnya saya pergi ke dokter.

Oleh dokter, saya hanya diberikan Mefinal (Mefinamic Acid 500mg) dengan dosis 3x sehari. Sebenarnya saya menginginkan untuk dicek darah lengkap, untuk mengetahui apakah ada penyakit yang tak terdeteksi. Tapi dokter mengatakan kalau kemungkinan Cuma side effect dari kehamilan yang sudah makin tua usianya. Akhirnya saya terima saja, toh dokter bilang tak ada yang serius, saya pun lega.

Sesampai di kantor, saya membuka obat itu untuk diminum, tapi hati saya berkata lain… ”Mmm…tak ada salahnya cek dulu di internet apa obat yang akan saya minum ini”. Sejak hamil, saya memang tidak pernah meminum obat pasaran, jika tanpa resep dokter, itupun kalau saya yakin dan telah mendapatkan informasi yang bisa dipercaya dari internet, bahwa obat itu benar2 aman untuk janin saya.

Akhirnya setelah beberapa kali googling, saya memutuskan untuk TIDAK mengkonsumsi obat itu (Mefinal). Bukannya saya nggak percaya pada dokter yang pastinya sudah sekolah minimal 7 tahun dan berpengalaman dengan ribuan pasien. Tapi, kehamilan ini adalah hal yang paling kami nantikan selama 3 tahun pernikahan kami. Menurut web yang saya baca (dan saya yakin web ini bisa dipercaya), Mefinal (setara dengan ponstan), adalah obat pain killer yang berkategori C, yaitu belum pernah diuji coba dampaknya terhadap janin yang ibunya mengkonsumsi obat ini. Parahnya lagi, obat ini berkategori D jika digunakan pada trimester ke 3! (lihat keterangan di bawah) Bahkan obat yang mirip dengan Mefenamic Acid terbukti memberi dampak negatif pada jantung janin.

Nah, untuk berbagi kepada calon-calon ibu dan suami, maka berikut link-link informasi tentang obat yang bisa Anda dapatkan lewat situs yang dapat dipercaya di internet.

http://health.yahoo.com

http://www.safefetus.com

di situs di atas, Anda bisa memasukkan merk obat atau lebih baik lagi merk Generik obat tersebut. Misal, untuk merk ”Mefinal”, maka merk Generik nya adalah ”Mefenamic Acid”. (Biasanya merk generik dituliskan di bawah merk produk).

Atau, jika Anda kesulitan mengetahui apakah nama generik dari obat yang Anda ingin cari, maka bisa Anda cari di situs http://www.medicastore.com

Untuk hasil pencarian yang Anda cari dari www.safefetus.com, akan menghasilkan huruf yang mencerminkan resiko yang mungkin dialami jika diminum saat kehamilan.

Berikut adalah sedikit keterangan yang saya terjemahkan dari situs www.safefetus.com, daftar ini berdasarkan keterangan dari FDA (Food & Drugs Agency, semacam Badan POM nya Amerika).

 Daftar Kategori Obat Untuk Kehamilan (referensi hasil pencarian dari www.safefetus.com). Untuk memakainya silakan membuka www.safefetus.com/Search.asp dan masukkan nama obat (merk atau generik). Kemudian setelah mengetahui kategorinya, Anda bisa membaca keterangan di bawah.

 (Kategori urut mulai A (paling Aman) s/d X (Berbahaya! – jangan dikonsumsi)

 Kategori A

Studi pada wanita hamil tidak membuktikan resiko pada janin usia Trimester ke 1 dan tidak ada bukti adanya resiko pada Trimester 2 atau Trimester 3.

 
Kategori B

Studi pada hewan percobaan tidak menunjukkan resiko pada janin, tetapi belum ada studi pada wanita hamil. Atau terdapat efek merugikan pada hewan percoban yang belum terbukti pada wanita hamil sepanjang kehamilan Trimester 1 hingga Trimester 3.

 
Kategori C

Studi pada hewan percobaan menunjukkan efek merugikan pada janin dan tidak ada studi yang telah dilakukan pada wanita hamil. Atau belum ada studi pada wanita atau hewan percobaan. Obat sebaiknya tidak diberikan, jika dikhawatirkan resiko potensial pada janin.

 
Kategori D

Ada bukti positif resiko pada janin manusia, tetapi penggunaan obat masih dimungkinkan jika menyangkut nyawa ibu hamil atau jika tidak ada obat lain yang lebih aman yang efektif.

 
Kategori X

Studi pada hewan atau wanita hamil telah membuktikan kelainan janin. Penggunaan obat sangat beresiko jika dibanding manfaatnya. Obat ter kontraindikasi pada wanita yang sedang hamil atau akan merencanakan kehamilan.

 

(untuk versi aslinya dalam bahasa inggris, dapat dilihat di sini)

 

Mudah-mudahan dapat membantu.

NB : akhirnya saya temukan obat setara untuk pain killer (sakit kepala, nyeri sendi, atau nyeri2 yg lain) yg aman dikonsumsi ibu hamil, yaitu Parasetamol. Merk populernya antara lain adalah Panadol.

About these ads

9 Responses

  1. hati2 yah bu ulliee… :)
    udah 30 minggu yah… bentar lagi donk nongol calon ponakan 2002 :D .
    info yang sangat berguna bagi ibu hamil

  2. waah.. saya juga sdg hamil 10 minggu. dari awal kehamilan saya juga mengalami pusing berat. Dokter kandungan saya yg skrng memberikan Mefinal yg hrs di konsumsi 1 tablet setiap hari. Berhubung di kehamilan saya sebelumnya dokter kandungan (yg berbeda) pernah meresepkan Mefinal juga, tapi beliau wanti2 diminum bila sakit aja. yaa skrng saya minum bila sakit sekali saja.
    Btw, Thanks banget buat infonya yaa.. tapi saya agak heran juga, berhubung saya alergi ‘berat’ sama ponstan & panadol, kok saya minum mefinal gak ada efek alergi nya ya??

  3. @septi
    selamat yah, saran saya kalau tidak sakit parah bgt dan gak tertahankan, mending jangan minum obat apapun, kecuali diresepkan dokter spesialis. Setau saya ponstand sama zat aktifnya dengan mefinal yaitu mefenamic acid jadi memang aneh kl alergi ponstand tp nggak alergi mefinal, kalau panadol isinya parasetamol.

  4. wahhhh….aku jdnya lega dehh..padahal tdnya dah takut n feel guilty bgt…krn aku sedang flu berat n radang sinus, ini juga pengobatan untuk sinusnya blm total krn jdnya batal operasi krn ketahuan aku dah hamil 5 minggu…….
    trs aku di kasi obat pilek trifed n pereda rasa sakit sanmol (parasetamol) itu juga klo rasa pusing yg gak tertahankan……
    tapi aku masi penasaran dgn obat trifednya ya……

  5. Thx 4 the information.Bnr2 berguna bgt. Secara sejak tau hamil,sy memang takut minum sembarang obat. Tp tnyta resep dr dokter jg mesti kita cek dulu ya?
    Wkt hamil anak pertama, lancar2 aja, morning sivkness cuma 1 bln stlh itu ok2 aj.Tp di kehamilan ke-2 ini, gangguannya lebih sering, mulai mual muntah yg blom jg hilang masuk usia kehamilan 3 bln, sampai seringnya flu, plus sempat juga sembelit. Udh diobati dg resep2 tradisional seperti saat batuk, dg makan air jeruk nipis plus kecap,dll. tptetap aja batukgak ilang2, ternyata memang harus ke dokter.

  6. sangat bermanfaat informasinya,..btw ad jg tuh yg jual scra eceran obat FeNAMIN mefenamic acid dengn 2 obat yg sy tdk tw nmanya dengan-hanya di steples dn d jual eceran .katanya untuk obt skit gigi,.

  7. thaks info ya sy hml udah 35 minggu tp sering kontraksi sm dokter d kasih resep , ak dpt resep mefenamic acid 500 mg tp gak takj minum benerjg kita gak usah terlalu byk minum obat klu tdk sakit sekali,,,

  8. thank you………………ceritanya sm persis ma aku yg jg lg hamil 30 minggu tp kontraksi ringan, obatnya jg mefinal dari dokter,,tp sy ragu mo minum…..n bc2 di internet,ktmu ….. ya ini, akhirnya mefinalnya tdk sy minum aj…………..ckup istirahat krn kontraksiny udah berkurang/////////

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: